Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Hadiah Ulang Tahun Ke-19 yang Istimewa

Deva Yohana
(www.pexels.com)

Setelah setahun “menganggur” di kampung, aku memutuskan untuk berangkat lagi ke Jakarta untuk mencari kerja. Perjuangan ini masih berlanjut dan memang harus dilanjutkan.

Jujur, aku sangat iri sama mereka yang dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan. Kenapa jalanku susah, ya? Pertanyaannya, kenapa tulisan ini diawali dengan kesedihan begini? Wkwk

***

Halo, Agustus!

Bulan yang selalu kutunggu kehadirannya karena ada hari yang sangat istimewa. Ya, hari kelahiranku. Tepat hari ketiga di bulan ini ulang tahunku berlangsung.

3 Agustus 2018, usiaku sudah menginjak 19 tahun. Sebuah usia yang tidak bisa dianggap anak-anak lagi. Sebuah batas akhir untuk usia belasan tahun. Tahun berikutnya aku sudah menginjak kepala dua. Di usia ini apa saja yang akan aku lewati? Duh, aku mulai mencemaskan masa depan.

Oh iya, aku sudah berada di Jakarta sekarang. Untuk mencari kerja. Memangnya, apa lagi? Disela-sela kesibukanku mencari info loker, aku biasanya menyempatkan diri untuk main di tempat pamanku.

Arrgh, dari beliaulah aku tahu kalau pada tanggal 3 besok aku akan mendapatkan hadiah hp baru dari bapakku. Wih, aku senang sekali mendengarnya.

“Sssttt… Tapi ini rahasia, ya. Jangan sampai bapakmu tahu kalau kamu sudah dapat bocoran. Besok kamu pura-pura nggak tahu saja. Pura-pura terkejut,” ujarnya.

Wahaha dasar Paman pembongkar rahasia dan penggagal kejutan. Kalau begini kan besok aku nggak akan merasa kaget.

***

Hari itu pun tiba.

Siang itu, bapak berpamitan padaku akan pergi dulu sebentar. Aku mengganggukkan kepala sebagai tanda menyetujui kepergiannya, padahal aku sudah tahu kalau beliau akan pergi ke Roxy bersama pamanku untuk beli hp baru.

Sekitar dua jam kemudian beliau sudah sampai di rumah. Aku menyambutnya dengan penuh kegembiraan. Betapa sumringahnya wajah beliau.

Dengan hati-hati Bapak mengeluarkan hp yang telah ia beli dan menyerahkannya padaku. Sebuah hp android bermerek Samsung dengan tipe Galaxy J2. Hp yang sama dengan milik ibuku dengan memori penyimpanan yang lebih besar.

Ketika menerimanya aku malah jadi ber-acting pura-pura kaget karena sudah mengetahuinya terlebih dahulu. Kau harus menyalahkan adik iparmu itu, Pak. Meskipun begitu, perasaanku senang bukan main…

***

Hp Samsung itu masih aku pakai sampai sekarang. Masih dalam kondisi bagus dengan tombol di samping kanan yang tidak berfungsi dengan baik.

Aku menggunakannya untuk membaca di iPusnas dan melakukan hal lainnya supaya tidak terlalu memberatkan hp-ku yang satunya.

Kini hp hadiah bapakku itu sudah berusia lebih dari lima tahun. Ia telah menjadi saksi perjalanan dan perjuanganku selama itu. Teruslah bersamaku, ya.

Posting Komentar

0 Komentar