Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Utang Jutaan di Depan Mata

Pexels.com/


13 Februari 2024

Hari ini adalah deadline pembayaran UKT. Entah mengapa aku merasa santai-santai saja. Why? Aku tahu kalau ujung-ujungnya bakalan ada pengunduran jadwal pembayaran. Hiya, aku menunggu-nunggu informasinya. Sampai pada tengah hari aku mengecek akun Instagram UIN JKT. Tadaaa…. Akhirnya, diundur juga sampai seminggu ke depan. Tepatnya pada tanggal 20 Februari 2024.

17 Februari 2024

Kata siapa aku bisa tenang dengan semua ini? Bayang-bayang hutang 5 juta+ terus membayangi. Kalau ada pekerjaan sih mending.  Masalahnya, saat ini aku udah melamar kemana-mana, tapi belum mendapatkan tanggapan positif. Iya sih, aku sekarang magang di salah satu media. Bayarannya jauh dari kata cukup euy. Cuma 200.000 per bulan. Wah, aku perlu muter otak berapa derajat lagi nih buat mengatasi ini semua? Aku harus minta tolong ke siapa? Ke orang tua sangat tidak mungkin. Hampir setiap hari yang kudengar adalah keluhan masalah keuangan dari mereka. Bagaimana mungkin aku tega. Lihat orang lain yang kesusahan aja aku nggak tega, apalagi sama orang terdekat dan itu orang tua sendiri?

Itu semua berhasil membuatku semingguan ini kurang produktif. Tugas nulisku di GNFI selama seminggu ini nggak ada yang selesai. Duh… aku ngerasa sedih. Aku ngerasa takut bangettt. Aku juga bingung harus apa… aku bingung harus minjem ke pinjol mana lagi, sementara yang dua aja belum lunas. Satu sampai bulan April, satunya lagi bulan Juni. Kalau nambah lagi buat pinjolan UKT, itu artinya aku akan dihadapkan dengan utang 5 juta+ .

Lagi, lagi, yang muncul di kepalaku adalah apakah aku bisa melewati ini semua dengan tetap waras? Apakah aku masih bisa bertahan? Aku harus bekerja sekeras apa biar bisa melewati ini semua? Karena jujur pahit banget sumpah. Kayak ngerasa nggak ada jalan keluarnya. Cari kerjaan susah banget juga. Haduh. Ya Allah…..

Sekian curhatan hari ini. Semoga bisa membuatku sedikit tenang.

20 Februari 2024

Today is the DAY. Aku mikirnya begitu. Akan tetapi, sore tadi Mila ngirim foto yang berisi tentang masih berlakunya sistem cicil di UIN Jakarta. Aku membacanya dengan cermat. Hmmm, cuma 2x nyicil aja, lebih sedikit dari sebelumnya (3x cicil). I’m not sure. Persyaratan lainnya harus minta surat ke jurusan. Again, I’m not sure. Waktu pembayaran UKT diundur 3 hari lagi (23 Februari 2024). Masih ada waktu untuk berpikir gimana baiknya.

23 Februari 2024

Aku sudah memutuskan apa yang akan kulakukan. Iya, aku berniat untuk menunggak saja. Siang menjelang sore tadi aku mencoba menghubungi seseorang untuk pinjam duit. Ceritanya, aku mau pinjam dulu buat nutup GoPay Pinjam yang masih ada dua bulan lagi. Totalnya sekitar 350k. Nah, pas mau ngajuin peminjaman yang baru, nanti aku tambahin nominalya sekalian buat bayar. Aku mikirnya nggak mau menambah platform baru lagi. Gila sih masa mau main tiga pinjol? WKWK membayangkannya aja aku udah puyeng duluan. Lagian nggak segampang itu bisa dapat approve dari aplikasi.

Arrgh, ternyata orang pertama saldonya nggak cukup. Bahkan, ditunjukkan juga ke aku. It’s okay. Selanjutnya, aku mencoba menghubungi seorang teman dekatku. Dia juga sama. Nggak bisa meminjamiku. Nggak papa. Aku sadar banget kalau masalah peminjaman duit itu cukup sensitif. Habis itu aku nggak tau harus meminjam ke siapa lagi. Lagian sekarang udah malam dan gerimis.

Oleh karena itu, seperti yang udah kubilang sebelumnya, aku udah memutuskan apa yang akan kulakukan, yaitu NUNGGAK aja. Gampang nanti kalau udah ada duit dan pinjaman di GoPay yang dua bulan itu udah lunas, aku mau start buat bayar. Akan tetapi, apakah nunggak jalan keluarnya? Apakah ada dendanya atau tidak? Aku pun berinisiatif menanyakan ini lewat story WA. Barangkali ada temanku yang tahu?

Aku mendapatkan dua jawaban. Pertama, yang mengatakan tidak ada denda bagi yang telat bayar UKT. Kedua, yang menyatakan akan ada denda yang diakumulasikan. Huhu aku malah jadi bingung, apalagi ada pernyataan yang kedua itu. Aku kudu piye??

Tiba-tiba Ali chat aku. Dia menanyakan apakah aku udah bayar ukt? Belum, jawabku. Aku bilang ke dia mau ada rencana nunggak, tapi aku juga takut kalau benar-benar ada denda. Ditambah yang bilang ada denda itu temenku yang aktif di organisasi internal kampus. Mendadak aku jadi teringat kasus mahasiswa ITB yang viral karena UKTnya nunggak sampai 18 juta. Hua.. takut banget jadinya. Sejurus kemudian Ali menanyakan jumlah ukt-ku dan menawari  pinjaman uang. Dia bilang nggak bisa minjamin semuanya. Sisanya bisa aku tambahin sendiri.

Saat kutanya, kenapa kamu mau minjamin aku uang? Ali menjawab, karena pas maba dulu aku pernah dipinjami uang sama orang lain pas nggak ada duit buat bayar perlengkapan. Ali membolehkanku bayar saat sudah ada uang. Deg. Terharu. Ali baik banget.

Akhirnya aku mengambil jalan tengah untuk pinjam ke Ali sesuai nominal utangku di GoPay aja. Mau minjam dengan nominal lebih besar takutnya malah aku disuruh buru-buru bayar karena ada kebutuhan mendesak. Akhirnya deal pinjam ke dia 350k. FYI, transaksi ini terjadi saat tengah malam. Hampir jam 00.00. aku langsung minjam ke Gopay 3.700.000 dengan tenor 6 bulan. OH MY GOD, jumlah cicilannya 818.058 per bulan. Aku sempat bingung sebenarnya. Gimana kalau aku nggak bisa bayar? Yang nyebelin dari GoPay adalah tanggal bayarnya tetep 16, meskipun minjam di tanggal 23. Dengan mengucapkan bismillah, akhirnya aku mengambil utang di sana. Dan, menunggu di-approve. Mungkin besok pagi sudah ada kabar karena sekarang udah tengah malam.

24 Februari 2024

Pagi harinya aku mendapati notifikasi pinjamanku sudah diterima dan tinggal menunggu persetujuanku. Sumpah, demi apa pun, aku berat banget buat approve. Aku sudah membayangkan tumpukan utang di depan mata. Jumlahnya jutaan. Arrgh, tapi aku juga nggak punya pilihan lain.

Huhahuha fufufu… dengan penuh kesadaran aku menerima utang itu. Aku bergegas menyelesaikan permasalahan pembayaran UKT sesegera mungkin. Saat struk pembayaran dari mesin ATM itu muncul, aku melihat nominal pembayarannya sudah bertambah 20k. astaghfirullah. Bagaimana jika aku memutuskan untuk nunggak? Rasanya hitung-hitungannya akan sama saja.

Kesimpulannya:

Aku pinjam di GoPay 3.700.000. Total yang kuterima  sekitar 3.500.000. Jumlah keseluruhan cicilan yang harus kubayar sekitar 4.900.000. Oke, mari anggap UKT semester ini naik 50%. Adapun semua utangku berjumlah 6 juta++. Wow, banyak sekali. Ya Allah, semoga Engkau memudahkanku untuk membayarnya. Aku pasti bisa!!!

Posting Komentar

0 Komentar